Loncat ke daftar isi
Beranda Blog
Apa Itu Subnet Mask? Bagaimana Cara Menghitung Subnet Mask dengan Benar?

Apa Itu Subnet Mask? Bagaimana Cara Menghitung Subnet Mask dengan Benar?

Steven Chan
Steven Chan
16 Juli 2024
5 menit membaca
Apa Itu Subnet Mask? Bagaimana Cara Menghitung Subnet Mask dengan Benar?

Memahami cara kerja subnet mask sangat penting bagi siapa pun yang berurusan dengan jaringan. Subnet mask membantu mengidentifikasi bagian mana dari alamat IP yang merupakan ID jaringan dan bagian mana yang merupakan ID host. Dengan menggunakan subnet mask, jaringan besar dapat dibagi menjadi subnetwork yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Hal ini tidak hanya meningkatkan kinerja jaringan dengan menjaga lalu lintas data tetap terlokalisasi, tetapi juga meningkatkan keamanan dengan mengisolasi berbagai bagian jaringan. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan apa itu subnet mask dan bagaimana Anda dapat menghitungnya dengan benar.

Apa Itu Subnet Mask? Hubungan Antara Subnet Mask dan Alamat IP

Subnet mask adalah komponen kunci dalam jaringan, yang membantu mengatur dan mengamankan transmisi data di dalam segmen-segmen jaringan yang berbeda. 

Definisi Masker Subnet

Subnet mask adalah Angka 32-bit dalam IPv4 (atau 128-bit untuk IPv6) yang membagi alamat IP menjadi bagian jaringan dan bagian host. Ini memungkinkan jaringan untuk dibagi menjadi sub-jaringan yang lebih kecil, memastikan bahwa paket data mencapai jaringan yang benar, sementara bagian host mengidentifikasi perangkat tertentu pada jaringan tersebut.

Misalnya, jika sebuah paket data ditujukan ke alamat IP 192.0.4.16 dalam jaringan kelas C, bagian jaringannya adalah 192.0.4. Router mengirimkan paket ke jaringan ini, di mana router menggunakan subnet mask (255.255.255.0) untuk menentukan alamat perangkat yang tepat (16) dan meneruskan paket tersebut sesuai dengan itu.

Subnet Mask dan Alamat IP

Subnet Mask dan Alamat IP

Subnet mask menunjukkan bagaimana alamat IP dibagi antara jaringan dan host. Misalnya, pada alamat IP 192.168.123.132, tiga oktet pertama (192.168.123) mewakili jaringan, dan oktet terakhir (132) mengidentifikasi perangkat tertentu.

Alamat IP terdiri dari 32 bit biner, tetapi sering ditulis dalam format desimal bertitik untuk mempermudah. ​​Misalnya:

192.168.123.132 = 11000000.10101000.01111011.10000100

Subnet mask, seperti 255.255.255.0, menunjukkan bagian mana dari alamat IP yang merupakan jaringan dan bagian mana yang merupakan host:

255.255.255.0 = 11111111.11111111.11111111.00000000

Jika digabungkan, bagian jaringannya akan terlihat jelas:

192.168.123.0 (alamat jaringan) dan 132 (alamat host).

Jadi, 192.168.123.0 mewakili subnet Anda, sedangkan 192.168.123.132 adalah perangkat spesifik di dalam subnet tersebut. Jika Anda menggunakan VPN, alamat IP Anda akan berubah berdasarkan server yang Anda hubungkan, sehingga meningkatkan privasi dan keamanan Anda.

5 Jenis Alamat IP yang Berbeda

Alamat IP hadir dalam berbagai jenis, masing-masing memiliki tujuan spesifik dalam sebuah jaringan. Memahami hal ini dapat membantu Anda mengelola dan mengamankan jaringan Anda dengan lebih efektif. 

Berbagai Jenis Alamat IP
  • Alamat IP Kelas A: Alamat Kelas A memiliki subnet mask 255.0.0.0 dan angka pertama berkisar dari 0 hingga 127. Alamat ini digunakan untuk jaringan yang sangat besar, memungkinkan hampir 17 juta perangkat per jaringan. Kelas A biasanya digunakan oleh organisasi besar dan ISP.
  • Alamat IP Kelas B: Alamat Kelas B memiliki subnet mask 255.255.0.0 dan angka pertama berkisar dari 128 hingga 191. Alamat ini digunakan untuk jaringan menengah hingga besar, mendukung hingga 65,000 perangkat per jaringan. Kelas B sering digunakan oleh universitas dan perusahaan besar.
  • Alamat IP Kelas C: Alamat Kelas C memiliki subnet mask 255.255.255.0 dan angka pertama berkisar dari 192 hingga 223. Alamat ini digunakan untuk jaringan kecil seperti jaringan rumah atau kantor kecil, yang memungkinkan hingga 254 perangkat per jaringan. Ini ideal untuk jaringan area lokal (LAN).
  • Alamat IP Kelas D: Alamat Kelas D berkisar dari 224 hingga 239 dan digunakan untuk multicasting, yang mengirimkan data ke beberapa perangkat sekaligus. Kelas D tidak menggunakan subnet mask. Multicasting umumnya digunakan untuk streaming media dan game online.
  • Alamat IP Kelas E: Alamat kelas E berkisar dari 240 hingga 255 dan dicadangkan untuk tujuan eksperimental. Alamat ini tidak menggunakan subnet mask dan terutama digunakan untuk penelitian dan pengujian. Alamat ini biasanya tidak diberikan kepada perangkat di internet publik.

Cara Menghitung Subnet Mask

Menghitung subnet mask sangat penting untuk menciptakan jaringan yang terorganisir dan aman. Ini membantu mengelola alamat IP secara efisien dan meningkatkan kinerja jaringan. Berikut beberapa langkah untuk membantu Anda menghitung subnet mask dengan benar: 

hitung subnet mask dengan benar

Tentukan Kelas IP

Pertama, identifikasi kelas alamat IP. Kelas tersebut menentukan subnet mask default:

  • Kelas A: Angka pertama berkisar dari 0 hingga 127. Subnet mask default: 255.0.0.0.
  • Kelas B: Angka pertama berkisar dari 128 hingga 191. Subnet mask default: 255.255.0.0.
  • Kelas C: Angka pertama berkisar dari 192 hingga 223. Subnet mask default: 255.255.255.0.

Periksa Subnet Mask

Selanjutnya, Anda perlu menentukan apakah Anda menggunakan subnet mask lengkap atau subnet mask kustom:

  • Subnet Mask Lengkap: Jika semua bit setelah bit kelas IP adalah “0” (misalnya, 255.0.0.0 untuk Kelas A).
  • Mask Subnet Kustom: Jika ada bit setelah bit kelas IP yang berbeda dari “0” (misalnya, 255.255.255.0 untuk Kelas C).

Contoh Perhitungan

Mari kita ambil alamat IP 192.168.0.0 dengan subnet mask 255.255.255.0:

  • Tentukan Kelas IP: Alamat IP ini termasuk dalam Kelas C karena angka pertama (192) berada di antara 192 dan 223.
  • Periksa Subnet Mask: Subnet mask-nya adalah 255.255.255.0, yang menunjukkan subnet mask penuh untuk Kelas C.

Saat menghitung subnet mask kustom, Anda seringkali perlu mengetahui jumlah subnet atau host yang dibutuhkan. Hal ini dapat melibatkan aritmatika biner:

  • Konversikan subnet mask ke biner.
  • Hitung jumlah angka 1 (bit jaringan) dan angka 0 (bit host).

Sebagai contoh, subnet mask 255.255.255.192 dalam biner adalah 11111111.11111111.11111111.11000000. Mask ini menyediakan 26 bit jaringan dan 6 bit host, yang berarti Anda dapat memiliki beberapa subnet dengan hingga 62 host di setiap subnetnya.

Cara Menemukan Subnet Mask di macOS, Windows, iOS, dan Android

Menemukan subnet mask Anda mudah dilakukan di perangkat apa pun, dan mengetahui cara menemukannya akan membantu Anda mengelola jaringan Anda dengan lebih efektif. Ikuti panduan sederhana ini untuk menemukan subnet mask Anda di macOS, Windows, iOS, dan Android: 

Menemukan subnet mask Anda mudah dilakukan di perangkat apa pun.

Lihat Subnet Mask di macOS

  • Buka “Pengaturan Sistem” dan pilih “Jaringan.”
  • Pilih jaringan Anda dan klik “Lanjutan.”
  • Klik pada tab TCP/IP untuk melihat subnet mask Anda.

Lihat Subnet Mask di Windows

  • Buka “Panel Kontrol” dan masuk ke “Pusat Jaringan dan Berbagi”.
  • Klik nama jaringan Anda, lalu pilih “Detail.”
  • Subnet mask Anda akan tercantum bersama detail jaringan lainnya.

Lihat Subnet Mask di iOS

  • Buka “Pengaturan” dan ketuk “Wi-Fi.”
  • Temukan jaringan yang terhubung dengan Anda dan ketuk ikon “i”.
  • Subnet mask Anda akan ditampilkan bersama informasi jaringan lainnya.

Lihat Subnet Mask di Android

  • Buka “Pengaturan” dan masuk ke “Wi-Fi.”
  • Ketuk jaringan yang terhubung.
  • Subnet mask Anda akan ditampilkan bersama dengan detail jaringan lainnya.

Intinya

Memahami subnet mask sangat penting bagi siapa pun yang mengelola jaringan. Subnet mask membantu membagi jaringan besar menjadi subnetwork yang lebih kecil dan lebih efisien, sehingga meningkatkan kinerja dan keamanan. Dalam postingan blog ini, kami membahas apa itu subnet mask dan bagaimana kaitannya dengan alamat IP, berbagai jenis alamat IP (Kelas A, B, C, D, dan E), cara menghitung subnet mask, dan cara menemukan subnet mask Anda di macOS, Windows, iOS, dan Android. Dengan mengetahui cara menghitung dan menemukan subnet mask Anda, Anda dapat mengelola jaringan Anda dengan lebih baik dan memastikan data berpindah secara efisien dan aman. Jika Anda menggunakan VPN seperti... TurisVPNMemahami subnet mask dapat membantu Anda menjaga jaringan yang lebih aman dan privat.